
JAKARTA – SMK Negeri 72 Jakarta secara resmi melepas 133 siswa/i Kelas XII untuk mengikuti program Praktik Kerja Lapangan (PKL) atau Prakerin di berbagai Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Kegiatan pelepasan yang berlangsung khidmat di lapangan sekolah pada hari Rabu, 1 Oktober 2025 ini menandai dimulainya fase kritis pembelajaran di luar sekolah, yang menjadi inti dari pendidikan vokasi.
Praktik Kerja sebagai Jembatan Karier
Kepala SMK Negeri 72, Bapak Haryanto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa PKL adalah momentum bagi siswa untuk mengintegrasikan pengetahuan teoritis yang diperoleh di kelas dengan tuntutan praktis di lapangan kerja.
“Hari ini, kami menyerahkan amanah terbaik kami, yaitu siswa-siswi Kelas XII, kepada Bapak/Ibu pimpinan industri. Ini bukan hanya kegiatan PKL, tetapi merupakan babak final penempaan karakter profesional. Kami berharap anak-anak kami mampu menyerap budaya kerja, disiplin, dan etos kerja yang tinggi. Tunjukkan bahwa lulusan SMK Negeri 72 adalah aset berharga yang siap berkontribusi nyata sejak hari pertama,” tegas Kepala Sekolah.

Dibekali Kompetensi Teknis dan Soft Skill
Sebelum dilepas, seluruh siswa telah mengikuti serangkaian pembekalan intensif, yang meliputi pemantapan kompetensi teknis sesuai jurusan masing-masing serta pelatihan soft skill seperti etika komunikasi profesional, time management, dan adaptasi lingkungan kerja.
Bapak Dede Suherlan selaku Koordinator Hubungan Industri SMK Negeri 72, menambahkan bahwa pemilihan DUDI telah disesuaikan ketat dengan kurikulum yang berlaku.
“Kami pastikan setiap penempatan industri relevan dengan konsenterasi Keahlian Teknik Jaringan tenaga Listrik dan Teknik Pemanasan, Tata Udara dan Pendinginan.. Kami telah memetakan kebutuhan industri untuk memastikan siswa tidak hanya menjadi tenaga bantu, tetapi terlibat langsung dalam kegiatan riil perusahaan,” ujarnya.

Harapan Menjadi Generasi Mandiri
Acara pelepasan diakhiri dengan pembacaan ikrar kesiapan oleh perwakilan siswa dan pemakaian baju warepak dan buku Jurnal secara simbolis kepada perwakilan siswa.
Noris , perwakilan siswa Kelas XII, mengungkapkan semangatnya. “Kami siap menghadapi tantangan di industri. Semua ilmu dan disiplin yang kami dapatkan di sekolah akan kami terapkan untuk membuktikan bahwa kami, generasi vokasi, mampu menjadi tenaga kerja yang kompeten, produktif, dan berdaya saing,” kata Noris.
Diharapkan, melalui program PKL ini, persentase penyerapan lulusan SMK Negeri 72 oleh perusahaan mitra dapat meningkat, sekaligus memperkuat kolaborasi sekolah dengan industri dalam penyelarasan kurikulum berkelanjutan.
